Home / Berita / Dunia / Tragedi Mina 2015 : Benarkah Konvoi Putra Raja Salman Menjadi Penyebab Insiden?

Tragedi Mina 2015 : Benarkah Konvoi Putra Raja Salman Menjadi Penyebab Insiden?

007338700_1443086954-20150924-_Insiden_Mina3

Seperti diketahui, Hari Kamis (24/9) kemarin, sekitar pukul 07.00 pagi waktu Mina atau sekitar pukul 11.00 WIB terjadi insiden di jalan menuju tempat lempar jumrah di antara tenda-tenda di Mina. Para jamaah saling injak dan berdesak-desakan, akibatnya lebih dari 700 jamaah wafat dan 800 jamaah mengalami luka-luka.

Lalu, apakah sebenarnya penyebab terjadinya insiden tersebut?

Pasca insiden kemudian berkembang sejumlah penyebabnya. Salah satunya adalah diduga karena kehadiran putra Raja Salman, Pangeran Arab Saudi Mohammad bin Salman Al Saud. Kehadiran putra Raja itu menyebabkan kepanikan yang mengakibatkan terjadinya peristiwa tersebut.

“Konvoi dari Mohammad bin Salman Al Saud, anak raja dan putra wakil putra mahkota Arab Saudi yang beranggotakan 350 personel keamanan, melaju menembus kerumunan jemaah yang bergerak ke arah lokasi lempar jumrah dan menyebabkan kepanikan pada jutaan jemaah yang bergerak ke arah yang berlawanan sehingga menyebabkan tragedi,” demikian ditulis sejumlah media Arab yang dilansir oleh Fars News Agency, Jumat (25/9).

Tudingan itu berakibat munculnya tekanan bagi Pemerintah Kota Makkah untuk menjauhi kasus mengenai Tragedi Mina dan melimpahkan keputusannya kepada Raja Salman.

Memang tak ada sumber lain yang dapat dimintai keterangan terkait kebenaran dugaan ini. Tetapi sejumlah pengamat menilai informasi tersebut dapat menjelaskan mengapa dua jalan yang seharusnya digunakan untuk menuju lokasi lempar jumrah ditutup.

Sementara itu saksi mata membenarkan adanya penutupan dua jalan utama menuju ke lokasi lempar jumrah yang dilakukan petugas keamanan Arab Saudi sebelum salah satu ritual haji itu dilakukan. Penutupan itu bahkan dilakukan terhadap semua jalan ke lokasi tragedi.

 

 

 

 

Baca Juga

Twitter Diduga Diretas, Cuitan KPK soal OL Shop Aloe Vera Dihapus

Jakarta – Akun Twitter KPK diduga sempat mengalami peretasan. Hal ini terungkap dari screen capture ...