Home / Berita / Dunia / Tri Mulyani Sunarharum, Sabet Gelar Mahasiswa Terbaik di negeri Kanguru

Tri Mulyani Sunarharum, Sabet Gelar Mahasiswa Terbaik di negeri Kanguru

Yani-is-holding-awards_-australia plus067pg

Pelajar dan mahasiswa Indonesia sesungguhnya tidak bisa diremehkan. Kecerdasan dan kepintarannya tak kalah dengan mahasiswa asing. Di Australia, terbukti salah seorang mahasiswa asal Indonesia, Tri Mulyani Sunarharum terpilih sebagai mahasiswa terbaik Queensland University of Technology (QUT) 2015.

Wanita ini merupakan mahasiswa internasional dan mahasiswa pertama dari Indonesia yang mendapat penghargaan tersebut. Bukan hanya itu, Yani, demikian panggilan Tri Mulyani, juga menyabet sebagai mahasiswa PhD pertama yang menerima penghargaan tersebut.

Saat ini dirinya sedang menyelesaikan pendidikan doktoral di bidang Urban dan Regional Planning di Fakultas Sains dan Teknik di universitas tersebut.

Seperti dilansir ABC Australia Plus Indonesia, Yani mengungkapkan bahwa dirinya terkejut bisa mendapat penghargaan tersebut. Tidak menyangka bahwa akan mendapatkannya. Masuk nominasi saja sudah bangga.

“Saat mengetahui bahwa saya memenangi awards ini, selain merasa surprise dan sangat bersyukur. Jujur, sesungguhnya saya juga merasa ada kebanggaan tersendiri sebagai bangsa Indonesia,” ujarnya.

Ditambahkan olehnya, bahwa ternyata sesungguhnya pelajar Indonesia juga bisa mendapat penghargaan bergengsi semacam ini dan membuat nama bangsa lebih dikenal dan diperhitungkan oleh komunitas dan universitas di luar negeri.

Raihan prestasi yang disabet Yani merupakan kali kedua setelah sebelumnya juga masuk dalam nominasi sebagai mahasiswa teladan. Namun sayang, tahun lalu dirinya gagal.

“Tahun ini, ketika malam penyerahan penghargaan tanggal 2 Juni lalu, saya mendapat penghargaan dalam kategori Student Leadership Excellence Award. Namun, saya tidak menduga terpilih sebagai mahasiswa terbaik,” ujar Yani yang sebelumnya merupakan asisten dosen di Universitas Brawijaya Malang.

Prestasi yang diraih oleh Yani tidaklah mudah, karena harus memenuhi persyaratan. Agar menjadi mahasiswa terbaik di QUT, seseorang harus dinominasikan pihak lain, dan Yani (27) dinominasikan oleh tiga pihak.

Saya, ujar Yani, dinominasikan oleh alumni QUT Chapter Indonesia, salah seorang staf QUT International, dan juga dari Fakultas Sains dan Teknologi.

QUT memberikan penghargaan setiap tahunnya kepada mahasiswa terbaik, tidak saja berprestasi baik di bidang akademis tetapi juga memberikan kontribusi kepada masyarakat luas baik komunitas lokal maupun internasional.

Sosok Yani pantas diberi penghargaan karena berbagai aktifitasnya diluar kampus. Dia aktif di Persatuan Pelajar Indonesia Australia (PPIA) dan menduduki kepengurusan menjadi Ketua II membidangi kegiatan eksternal.

Yani juga sering tampil dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan sebagai penari dan penyanyi. Dia merupakan pendiri kelompok pencinta seni multibudaya di QUT.

Pada akhir tahun 2015 ini, direncanakan Yani akan selesai pendidikan doktornya, setelah sebelumnya menyelesaikan pendidikan masternya di QUT pada tahun 2012.

 

 

 

 

 

 

 

Baca Juga

Karakter Erupsi Gunung Agung Disebut Lebih Besar dari Merapi di 2010

Bali – Pakar Vulkanologi, Surono, mendampingi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan ...