Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Politik / Trimedya Buka Suara : Tidak Ada Niat PDIP Membubarkan KPK

Trimedya Buka Suara : Tidak Ada Niat PDIP Membubarkan KPK

trimedya

Revisi UU Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) seperti diketahui sudah masuk Program Legislasi Nasional (Prolegnas 2014-2019). Bahkan, sudah masuk kategori prioritas.

Hal itu diungkapkan anggota Komisi III dari Fraksi PDI Perjuangan, Trimedya Panjaitan, dalam diskusi dengan tema “Evaluasi Kinerja Jokowi-JK bidang Hukum” di Kantor Taruna Merah Putih (TMP), Menteng, Jakarta, Kamis (29/10).

Trimedya juga memastikan, kalau pembahasan revisi UU KPK sama sekali tidak memiliki maksud untuk membubarkan lembaga anti rasuah tersebut.

“Tidak ada niat PDI Perjuangan membubarkan KPK. KPK itu kayak anak kandung PDIP, sebab lahir ketika Ibu Megawati menjadi Presiden,” ujar Trimedya.

Ditambahkan oleh Trimedya, bahwa opini publik terhadap revisi UU KPK begitu mengeras, karena ada isu pembubaran. Padahal, wacana yang sebenarnya adalah evaluasi. Evaluasi ini misalnya terkait dengan pengawasan dan juga persoalan SP3.

“Harus ada sinkronisasi diantara lembaga penegak hukum. Perlu dicatat, UU KPK ini, quote and quote, mengkerdikan lembaga lain. UU lain tidak ada itu,” terang Trimedya.

Trimedya sendiri menjelaskan bahwa mungkin saja publik menilai PDI Perjuangan berbeda dengan Presiden Jokowi dalam kasus Budi Gunawan, yang memang di pra-peradilan. Ketika itu, Presiden dikepung oleh opini publik. PDI Perjuangan sendiri mau konsisten dengan UU, dan menyarankan agar BG yang terbukti bersih di pengadilan bisa tetap jadi calon Kapolri.

“Harapan kita ke depan, Presiden Jokowi bisa bertindak tegas sepanjang dasar hukumnya jelas,” terang Trimedya.

 

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

ini-isi-puisi-fadli-zon-untuk-dua-tahun-pemerintahan-jokowi-jk

Ini Isi Puisi Fadli Zon untuk Dua Tahun Pemerintahan Jokowi-JK

Dua tahun pemerintahan Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla, rupanya disambut oleh Wakil Ketua DPR ...