Home / Berita / Nasional / Tsunami Chile Datang, 4.000 Warga Banyuwangi Mengungsi

Tsunami Chile Datang, 4.000 Warga Banyuwangi Mengungsi

Pengungsi

Peringatan tsunami kiriman Chile, buat warga Dusun Pancer Desa Sumber Agung Kecamatan Pesanggaran Kabupaten Banyuwangi tingkatkan kewaspadaan. Dusun Pancer yang dihuni sekitar 4.600 warga terlihat kosong. Warga putuskan mengungsi.

“Daripada takut ada apa-apa, akhirnya saya sama keluarga ngungsi di balai desa Sumber Agung,” ujar Khodori salah satu warga.

Ia mengatakan jika pada Rabu (02/04/14) malam sekitar jam 19.00 WIB mendengar sirene peringatan tsunami dari wilayah Grajagan dan Lampon. Dusun Pancer sendiri pada 2 Juni 1994 diterjang tsunami yang tewaskan 283 warga. Trauma tsunami itu masih membekas.

Warga lain, Mustakin juga senada. Bahkan, ia mengaku melihat laut surut. Semua warga panik. Dusun Pancer dihuni sekitar 1.700 kepala keluarga.

“Kira-kira surutnya lebih dari 10 meter dari keadaan normal,” akunya.

Terlebih peristiwa itu terjadi sore menjelang malam. Selama mengungsi, anak-anak dan perempuan jadi prioritas. Pria mengungsi terakhir sembari berjaga-jaga serta memantau surut dan pasangnya ombal.

“Kalau bapak-bapaknya ngungsinya terakhir. Bisa dibilang 90 persen masyarakat Pancer keluar dari dusun,” imbuhnya.

BNPB dan BMKG keluarkan peringatan tsunami pada Rabu akibat imbas gempa terjadi di Chile pada Selasa. Warning yang berstatus “waspada” itu ancam 115 lokasi kabupaten/kota Indonesia di 19 provinsi.

Ancaman gelombang tertinggi hingga setengah meter yang diprediksi bakal datang hari ini. Namun menurut sejumlah peneliti tsunami kiriman Chile tidak terlalu berikan efek merusak pantai.

Baca Juga

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...