Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Regional / Tuhan Semakin Ramai diperbincangkan, Tidak Tahu Kenapa Ortunya Memberi Nama Tuhan

Tuhan Semakin Ramai diperbincangkan, Tidak Tahu Kenapa Ortunya Memberi Nama Tuhan

ada-pria-bernama-tuhan-di-banyuwangi-v4oVi0rgCt

Nampaknya Tuhan, warga Banyuwangi, Jatim, saat ini menghadapi polemik yang perlu dicarikan solusinya. Adalah MUI Jatim yang meminta agar Tuhan mengganti namanya. Dengan alasan MUI khawatir nama Tuhan itu akan menimbulkan kesyirikan dan dibuat main-main.

Kemudian permintaan dari MUI ini ramai dibahas dan menjadi perbincangan bukan hanya di media sosial tapi juga media asing. Seperti media South China Morning Post, Straits Times yang memuat berita agar Tuhan mengganti namanya.

Terkait permasalahan itu, Tuhan mengaku sudah mendengar permintaan dari MUI. Namun demikian, hingga kini dia tak terpikirkan untuk mengganti namanya. Nama itu adalah pemberian orangtuanya dan kini sudah 42 tahun melekat dengan dirinya.

“Saya nggak tahu kenapa orangtua saya kasih nama Tuhan,” ungkap pria yang biasa disapa Han seperti dilansir sebuah media online.

Dengan menyandang nama tersebut, diakui olehnya telah membawa berkah buat dirinya. Ia ramai diperbincangkan, diundang ke Jakarta menjadi bintang tamu di televisi.

Pada hal lain, Tuhan juga menjelaskan kalau nama Tuhan itu tak ada kaitan dengan pelafalan Tohan dalam bahasa Osing. Jadi Osing ini suku di Banyuwangi, dan ada dugaan, pelafalan kata Tuhan sebenarnya adalah Tohan. Maksud sebenarnya mungkin Tohan.

“Nggak ada ya itu, nggak ada,” terang dia.

Ditambahkan oleh Tuhan, hingga wafatnya orangtuanya tidak pernah menjelaskan mengenai nama Tuhan. Satu hal yang jelas, ia hanya mensyukuri saja dan sudah 42 tahun memakai nama Tuhan.

 

 

 

 

 

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

ketua-pengadilan-agama-kepergok-di-hotel-lagi

Ketua Pengadilan Agama Kepergok di Hotel, Lagi…

“Benar-benar kembali mencoreng profesi hakim” ungkap juru bicara Komisi Yudisial (KY), Farid Wajdi (Selasa, 11/10/2016). ...