Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Nasional / Uang RP100 Juta dari Densus 88 Diserahkan ke KPK, Apa Reaksi Polri?

Uang RP100 Juta dari Densus 88 Diserahkan ke KPK, Apa Reaksi Polri?

“Polri menghormati apa yang menjadi pilihan tersebut” ungkap Kadiv Humas Polri, Brigjen Boy Rafli Amar (Kamis, 19/5/2016).

Uang RP100 Juta dari Densus 88 Diserahkan ke KPK, Apa Rekasi Polri

Seperti yang diketahui jika Koalisi Masyarakat Sipil untuk Keadilan Siyono menyerahkan uang sebesar Rp 100 juta kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Uang itu sebelumnya diterima keluarga Siyono dari Densus.

“Polri menghormati apa yang menjadi pilihan tersebut. Polri menghormati apa yang diputuskan oleh kelompok Koalisi Masyarat Sipil, kita menghormati apa yang dilakukan itu” ungkap Brigjen Boy Rafli Amar, Kamis (19/5/2016).

Koalisi yang di antaranya terdiri dari PP Muhammadiyah, Indonesia Corruption Watch (ICW), YLBHI, LIMA, dan tim pengacara keluarga Siyono itu mendatangi Gedung KPK Jalan HR Rasuna Said Jakarta Selatan pada Kamis (19/5/2016).

“Kita sama-sama melaporkan uang yang selama ini itu diakui oleh Kapolri sebagai uang pribadi Kadensus 88 yang diberikan ke keluarga Suratmi (istri Siyono)”

“Masuk ke bagian pengaduan masyarakat, selanjutnya tentu kamu berharap KPK menindaklanjuti itu” ungkap Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar.

Dahnil mengatakan Koalisi menduga uang tersebut bukan berasal dari Kepala Densus 88 saja, tapi dari beberapa pihak. Koalisi meminta KPK mengecek uang tersebut dari mana asalnya dengan melakukan penelusuran kepada rekening-rekening tertentu.

“Atas itu kami minta KPK untuk tindak lanjut apakah ada dugaan gratifikasi atau suap, kami tidak tahu. KPK tentu yang punya kewenangan untuk melakukan penyelidikan. Kami berharap ada tindak lanjut hukum” pungkas Dahnil.

Below Article Banner Area

Baca Juga

jokowi-ada-kelompok-ingin-goyang-persatuan

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...