Home / Berita / Uji coba Ganjil Genap, Ahok Klaim Hanya Bisa Kurangi 20 Persen Kemacetan di ibukota

Uji coba Ganjil Genap, Ahok Klaim Hanya Bisa Kurangi 20 Persen Kemacetan di ibukota

ganjil-genap

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan uji coba sistem ganjil genap di beberapa ruas jalan pada 27 Juli-26 Agustus mendatang. Sistem ini menggantikan 3 in 1 yang telah dihapus karena dianggap sebagai praktik eksploitasi anak.

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mengklaim kalau aturan ini, volume kendaraan dapat berkurang hingga 20 persen.

“Saya kira dengan ganjil genap ya pengalaman dunia itu paling hanya bisa kurangin 20 persen. Jadi walaupun ganjil genap ada 50 persen, praktiknya enggak mungkin bisa pas 50 persen berkurang volumenya. Paling jadi 20 persen ya, saya kira ya,” ujar Ahok di Balai kota, Jakarta, Senin (25/7).

Ahok mengatakan pengendara yang melanggar aturan ini maka akan mendapatkan teguran terlebih dahulu. Namun, katanya, tidak bagi mereka yang kedapatan memalsukan pelat nomor kendaraan agar bisa melintas.

Menurut Ahok, bagi warga Jakarta yang memalsukan nomor kendaraan maka bisa dikenakan sanksi pidana.

“Teguran dulu sekarang. Tergantung orang beli mobilnya berapa. Kalau palsuin nanti dia pidana,” kata Ahok.

 

Baca Juga

Bawa Sajam Saat Tawuran, 3 Pelajar Diamankan di Kalibata

Jakarta – Satpol PP Jakarta Selatan mengamankan tiga pelajar yang hendak tawuran di depan Mal ...