Home / Berita / Nasional / Vaksin Palsu; IDAI : Efek Buruk Vaksin Palsu, Anak Jadi Tak Punya Antibodi

Vaksin Palsu; IDAI : Efek Buruk Vaksin Palsu, Anak Jadi Tak Punya Antibodi

Vaksin

Masyarakat merasa khawatir dengan beredarnya vaksin palsu di berbagai wilayah di Indonesia. Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menyebut kalau vaksin palsu sama sekali tidak berdampak ke anak.

“Kita tidak tahu kandungannya, jadi tidak bisa jawab efeknya. Kalau betul isinya ada gentamicin dicampur cairan infus, efeknya akan sangat minimal, hampir tidak ada efek apa-apa,” ujar Ketua IDAI dr Aman Pulungan dalam rapat Komisi IX di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (27/6).

Dijelaskan olehnya, bahwa ada beberapa hal yang menjadi penyebab terbesar kematian bayi. Vaksin palsu bukanlah salah satunya.

“Penyebab kematian (bayi) adalah pneumonia, diare dan asfiksi. Kita pastikan bahwa penyebab kematian bayi di Indonesia tidak ada hubungannya dengan vaksin palsu,” ungkapnya.

Walau demikian, tetap ada efek buruk vaksin palsu ke anak. Kekebalan yang seharusnya didapat anak itu jadi hilang.

“Efek paling merugikan adalah anak yang seharusnya divaksin dan seharusnya punya antibodi jadi tidak punya antibodi,” jelas Aman.

Pasca kabar soal vaksin palsu beredar, IDAI langsung meminta dokter anak di tiap daerah untuk mengecek. Hasilnya, belum ada laporan orangtua terkait anak yang mendapat vaksin palsu.

 

 

Baca Juga

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...