Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Olahraga / Balap / Valentino Rossi diminta Lupakan Insiden Sepang, Kata Legenda MotoGP

Valentino Rossi diminta Lupakan Insiden Sepang, Kata Legenda MotoGP

730.rossi sepang57
Insiden kecelakaan pembalap Repsol Honda Marc Marquez di Sirkuit Sepang Malaysia beberapa waktu lalu ternyata masih terus diingat oleh pembalap Movistar Yamaha Valentino Rossi. Akibat kejadian itu, Rossi jadi gagal merebut gelar juara dunia MotoGP 2015.

Ketika lomba yang digelar 25 Oktober silam memasuki lap ketujuh, Rossi terlihat memepetkan motornya ke arah Marquez. Seketika itu Marquez jatuh dan menurut hasil penyelidikan, Rossi dianggap bersalah karena terjadi kontak fisik hingga mengakibatkan pembalap lain gagal menuntaskan balapan. Karenanya, Rossi pun dikenai hukuman harus memulai lomba di Sirkuit Valencia dari posisi paling buncit.

Dengan kondisi itu, tentu saja sangat menyulitkan bagi Rossi yang sedang bersaing ketat dengan Jorge Lorenzo dalam memperebutkan gelar juara. Pada akhir balapan, Rossi harus puas finis di posisi keempat. Sementara Lorenzo keluar sebagai pemenang, sehingga berhak meraih gelar juara dunia MotoGP musim ini.

“Rossi melakukan tindakan yang salah. Marc Marquez bukanlah orang sempurna. Saya tak habis pikir mengapa Rossi melakukan tindakan seperti itu. Mungkin dia tak ingin membuat Marquez jatuh dan berhenti dari perlombaan. Tapi sayang, itulah yang terjadi sebenarnya,” ujar Kevin Schwantz yang merupakan mantan juara balap 500cc.

Ditambahkan olehnya, dalam situasi itu, race direction memang harus melakukan sesuatu. Dia (Rossi) akhirnya diberi hukuman harus mengisi tempat paling belakang saat memulai balapan final.

Walau persaingan musim ini sudah selesai, The Doctor tetap memandang Marquez dengan tatapan negatif. Ia menuduh ada konspirasi antara Marquez dan Lorenzo yang sama-sama berasal dari Spanyol. Tuduhan konspirasi kembali mencuat ketika balapan terakhir digelar di Sirkuit Valencia, 8 November 2015 lalu. Ketika itu Marquez tidak bisa mengejar Lorenzo. Padahal Honda punya sejarah bagus di lintasan 4 km tersebut.

Tetapi, lagi-lagi anggapan itu disangkal oleh Schwantz. Mantan pembalap asal Amerika Serikat itu memandang balapan berjalan murni tanpa adanya kecurangan yang dituduhkan Rossi.

“Di mata saya, Marquez benar-benar mengejar Lorenzo. Keduanya sama-sama memiliki catatan waktu yang bagus,” tutur Schwantz.

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

klasemen-baru-poin-rossi-di-motogp-2016

Klasemen Baru & Poin Rossi di MotoGP 2016

Setelah balapan di Sepang ada perubahan pada poin Rossi, Lorenzo & Marquez pada klasemen MotoGP ...