Home / Berita / Nasional / Vonis 15 Tahun Penjara Untuk Tersangka Korupsi Pengadaan Al Quran

Vonis 15 Tahun Penjara Untuk Tersangka Korupsi Pengadaan Al Quran

Tersangka Korupsi Pengadaan Al Quran
Tersangka (kompas.com)

Majelis hakim menjatuhkan vonis 15 tahun penjara kepada tersangka pengadaan Al Quran, Zulkarnaen Djabar dan 8 tahun untuk putranya Denny Prasetya. Selain tuntutan penjara selama 15 tahun, Zulkarnaen Djabar dan putranya Denny Prasety yang ikut terlibat dalam kasus ini juga diminta untuk membayarkan sejumlah denda. Masing-masing terdakwa diminta membayarkan denda sebesar 300 juta rupiah. Selain itu Zulkarnaen Djabar dan putranya juga diminta untuk mengembalikan uang negara yang telah mereka korupsi sebesar 5,7 miliar masing-masing atau total menjadi 11,4 milliar. Putusan vonis penjara 15 tahun untuk Zulkarnaen Djabar lebih berat dari tuntutan jaksa penuntut umum yang sebelumnya menuntut pria ini dengan hukuman 12 tahun penjara. Sementara putusan untuk putra Zulkarnaen Djabar, Denny Prasetya yang juga terlibat dalam korupsi ini lebih ringan satu tahun dari tuntutan JPU yang semula mevonisnya 9 tahun penjara. Jaksa menyatakan bahwa perbuatan korupsi pengadaan Al Quran yang dilakukan Zulkarnaen Djabar mencoreng umat Islam, menghambat umat untuk beribadah dan menciderai perasaan umat Islam.

Sidang yang berlangsung Kamis kemarin (30-05-2013) itu adalah kelanjutan dari sidang korupsi pengadaan Al Quran yang menimpa departemen agama. Adalah Zulkarnaen Djabar dan putranya Denny Prasetya yang kemudian dijadikan tersangka atas kasus yang merugikan negara sebesar 14,39 milliar rupiah. Tidak hanya didakwa melakukan penyimpangan dalam pengadaan Al Quran, Zulkarnaen Djabar dan putranya juga ikut terlibat dalam kasus korupsi pengadaan komputer MTS kementrian agama tahun anggara 2011-2012. Dalam sidang yang berlangsung di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta, Ketua Majelis Hakim Afiantara membacakan amar putusan yang menunjukan bukti sah keterlibatan bapak dan anak ini dalam kasus korupsi pengadaan Al Quran dan komputer MTS. “Terdakwa I dan II terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama,” demikian salah satu isi amar putusan yang dibacakan oleh hakim agung.

Zulkarnaen Djabar dan putranya Denny Prasetya langsung melakukan banding setelah putusan vonis penjara 15 tahun dibacakan oleh jaksa penuntut umum. Keduanya  mengatakan keberataan pada putusan tersebut serta merasa bahwa keputusan itu tidak adil dan akan mengajukan banding. Sementara jaksa KPK yang juga hadir dalam persidangan tersebut mengatakan akan pikir-pikir terlebih dahulu.

Baca Juga

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...