Home / Berita / Wagub DKI Djarot : Izinnya akan Dicabut, Klinik & Apotek di DKI yang Pakai Vaksin Palsu

Wagub DKI Djarot : Izinnya akan Dicabut, Klinik & Apotek di DKI yang Pakai Vaksin Palsu

vaksin-palsu-

 

Akhir-akhir ini ramai diberitakan soal Vaksin palsu yang ditemukan di rumah sakit dan sejumlah fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes). Wagub DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat menjamin bakal memberikan sanksi bagi fasyankes pemakai vaksin palsu yang izinnya ada di DKI.

“Kalau perizinan di DKI yang ngeluarin maka automatically akan kita cabut. Kepada pengelola kita blacklist,” jelas Djarot setelah menutup cara Festival Jakarta Great Sale (FJGS) 2016 di Pasar Mayestik, Jl Tebah, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (17/7).

Seperti diketahui kalau temuan Bareskrim sampai saat ini, ada 14 rumah sakit yang menggunakan vaksin palsu. Salah satunya adalah RS Harapan Bunda di Ciracas, Jakarta Timur. Sementara itu dari 8 bidan dan klinik, ada 2 yang masuk di wilayah Jakarta yaitu Bidan Elly di Ciracas dan Klinik dr Ade Kurniawan di Slipi, Jakarta Barat.

Sedangkan Badan POM pun juga menemukan 4 fasyankes yang terbukti memakai vaksin palsu. Salah satunya adalah Apotek/klinik Rahiem Farma yang beralamatkan di Jl Dermaga Raya 129, Klender, Jakarta Timur.

“RS Harapan Bunda kalau nggak salah izinnya ada di Kemenkes, gede itu. Kalau klinik-klinik dan sengaja seperti itu (menggunakan vaksin palsu), kita nggak mau tahu (akan ditindak tegas)” jelas Djarot.

 

 

Baca Juga

Soal Tudingan Hamil di Luar Nikah, Celine Evanglista Buktikan dengan Ini

Jakarta – Celine Evangelista sempat dituding hamil di luar nikah. Hal itu terjadi saat dirinya ...