Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Warga Desa Keroyok lalu Bunuh Lima Wanita karena dituduh sebagai Penyihir

Warga Desa Keroyok lalu Bunuh Lima Wanita karena dituduh sebagai Penyihir

ilustrasi

Kasus pembunuhan dengan tuduhan penyihir kembali mencuat di India.  Jumat malam  Agustus waktu setempat, puluhan warga desa di negara bagian  Jharkand, India, mengeroyok dan menganiaya hingga tewas lima perempuan setempat karena diduga sebagai tukang sihir.  Sekitar 50 orang yang diduga sebagai pelaku telah ditahan oleh aparat kepolisian setempat.

Menurut juru bicara kepolisian Jharkhand SN Pradhan, penyerangan terjadi di sebuah desa di Kota Kanjia.  “Wanita-wanita itu diseret dari rumah ketika sedang tidur dan dipukuli. Bahkan ada (korban) yang dirajam sampai mati. Satu desa terlibat,” ujar Pradhan seperti dikutip oleh The Guardian, Sabtu (8/8).

Setelah kelima korban tewas, lanjut Pradhan, massa memasukan tubuh mereka kedalam karung. Seorang saksi melihat jenazah wanita-wanita malang itu dibuang tepat di luar batas desa.

Meski telah ditangkap, para pelaku tidak merasa menyesal. Menurut Pradhan, tidak satupun dari warga yang ditangkap menunjukan perasaan bersalah.

“Mereka menyerbu rumah kami tengah malam, kami sudah minta ampun tapi mereka tidak mau tahu,” kata anggota keluarga salah seorang korban.

Aksi keji semacam ini ternyata bukan hal baru di India. Data pemerintah menyebutkan bahwa sekitar 2000 orang, kebanyakan wanita, telah dibunuh atas tuduhan mempraktikan ilmu sihir selama periode tahun 2000-2012. Di negara bagian Assam tercatat setidaknya 90 orang ditikam, dibakar atau dibunuh dengan cara lain sepanjang 6 tahun terakhir.

Di beberapa wilayah, seperti Jharkhand, masyarakat masih percaya bahwa ilmu hitam adalah penyebab terjadinya gagal panen, wabah penyakit dan musibah-musibah lainnya. Karena itu, masyarakat mudah terprovokasi untuk menyerang bahkan membunuh orang yang diduga sebagai penyihir.

Tapi aparat menemukan bahwa  sebagian besar pembunuhan terhadap orang-orang yang dituduh mempraktikan sihir sebenarnya bermotif perseteruan keluarga atau konflik lahan.

Di  India, masih berkembang keyakinan bahwa penyakit atau musibah yang terjadi di sebuah desa bisa disebabkan oleh ulah para penyihir. Agar desa selamat,maka penyihir itu harus disingkirkan.  Tidak adanya perangkat hukum yang bisa menghukum penyihir membuat warga India lebih memilih mengeksekusinya secara beramai-ramai.- The Guardian

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

jokowi-280115-750x420-750x420

Anggota Wantimpres : Kesederhaan dari Presiden Jokowi Petut ditiru

  Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Sidarto Danusubroto mengatakan kalau sikap sederhana Presiden Joko Widodo ...