Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Nasional / Wartawan Asing Kini Bebas Masuk Papua, Melihat Apa Adanya

Wartawan Asing Kini Bebas Masuk Papua, Melihat Apa Adanya

pers asing

Kabar gembira bagi anda pekerja pers terutama dari luar negeri. Hari ini akan tercatat sebagai hari kebebasan pers asing masuk ke Papua untuk melakukan liputan.

Presiden RI Joko Widodo nampaknya melangkah ke depan, melepaskan segala belenggu yang menjadi hambatan beberapa waktu terakhir ini bagi wartawan asing untuk bebas meliput ke tanah pulau paling timur Indonesia.

“Jadi untuk wartawan asing, mulai hari ini sudah kita perbolehkan. Kita bebaskan untuk bisa masuk ke Papua sama seperti ke provinsi-provinsi yang lain,” ungkap Jokowi di sela-sela acara Panen Raya di Merauke, hari Minggu (10/5).

Dikatakan pula, mulai saat ini Indonesia harus berpikir positif dan saling percaya yang selama ini sudah mulai hilang.

Hal senada juga diungkapkan oleh Menteri Koordinasi bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Polhukam) Tedjo Edhy Purdijatno. Menurutnya,”Pemerintah sudah menyatakan tidak tertutup bagi wartawan asing.”

Jadi, sambungnya, biar wartawan melihat situasi di Papua itu seperti apa adanya, tidak ada lagi seperti yang diberitakan di luar.

Meski demikian, ungkap Menkopolhukam, wartawan asing boleh masuk dengan syarat tidak memberitakan fitnah, hal-hal yang tidak nyata dan menjelekkan Indonesia.

“Wartawan asing yang masuk disyaratkan bahwa mereka boleh meliput tentang apa yang dia lihat, tidak boleh soalah-olah mencari data-data yang tidak benar dari kelompok bersenjata,”ujar Tedjo.

Ditambahkan pula, wartawan asing tersebut harus minta ijin dulu dan tetap akan ada yang melakukan sreening.

“Biar kita tidak disalahkan jika mereka ke tempat-tempat yang terlarang,” jelasnya.

Apa yang dilakukan pemerintah dengan membuka kran kebebasan wartawan asing untuk meliput di Papua, karena kata Tedjo, saat ini pendekatan yang dipakai bukan lagi keamanan represif, tetapi pendekatan kesejahteraan.

“Kita bisa melihat apa yang terjadi di sini, karena diberita di luar saja kayak begitulah, kayak pelanggaran-pelanggaran, saya rasa tidak ada,” kata Tedjo.

 

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

jokowi-ada-kelompok-ingin-goyang-persatuan

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...