Home / Berita / Nasional / WNI di Luar Negeri Dihimbau Daftarkan Diri sebagai Pemilih

WNI di Luar Negeri Dihimbau Daftarkan Diri sebagai Pemilih

Aktualpost.com – Kementerian Luar Negeri berharap warga negara Indonesia (WNI) yang tinggal di luar negeri dan belum terdaftar dalam Daftar Penduduk Potensial Pemilh Pemilu (DP4) untuk segera mendaftarkan diri melalui kantor perwakilan Republik Indonesia di masing-masing negara. Kemenlu berharap seluruh WNI di luar negeri dapat menggunakan haknya dalam Pemilu 2014 .

Menurut KOMPAS, Wakil Menteri Luar Negeri Wardana mengungkapkan  saat acara penyerahan DP4 di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Kamis (7/2/2013).  Hadir dalam acara tersebut Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi, Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Total WNI yang sudah mendaftarkan diri di 130 kantor pewakilan Luar Negeri mencapai 2.213.605 orang. Masih banyak WNI yang belum mendaftarkan diri terutama di negara-negara yang banyak ditempati WNI seperti Malaysia, Arab Saudi, Singapura.

Untuk itu, tambah dia, pihaknya terus membuka pendaftaran melalui online. Selain itu, setiap kantor perwakilan di LN akan terus melalukan sosialisasi ke daerah-daerah yang banyak ditinggali WNI.

Wardana menambahkan, pihaknya juga berharap penggunaan teknologi informasi dimaksimalkan dalam tahapan penyelenggaraan pemilu 2014 agar efisien dan efektif. Dia memberi contoh pengalaman penyelenggaraan pemilu 2009 di Singapura yang menggunakan sistem barcode pada undangan pemungutan suara.

“Waktu datang tinggal kita scan lalu akan kelihatan. Dari situ tinggal diarahkan ke bilik suara. Pemilu 2009 ada lebih dari 10 ribu WNI datang ke KBRI. Padahal waktunya hanya dari jam 8 pagi sampai 3 sore. Dengan sistem itu jadi cepat,” kata dia.

Wardana juga mengapresiasi adanya kelonggaran waktu pemungutan suara Pemilu 2014 di luar negeri, yakni pada 30 Maret-6 April. Pengalaman pemilu-pemilu sebelumnya, kata dia, WNI di luar negeri lebih banyak menggunakan hak pilihnya ketika hari libur. Dengan demikian, kelonggaran itu dapat mencegah banyaknya golput.

via : KOMPAS

Baca Juga

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...