Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Dunia / Woow…Karena Dendam, Wanita Bekas Budak Seks Siap Angkat Senjata Perangi ISIS

Woow…Karena Dendam, Wanita Bekas Budak Seks Siap Angkat Senjata Perangi ISIS

Batalion Sun Ladies_istimewa56

 

Para wanita Irak yang pernah dijadikan budak seks kelompok ISIS saat ini menjadi tentara Batalion Sun Ladies atau Angkatan Wanita Matahari. Mereka pun angkat senjata memerangi ISIS karena balas dendam.

Para wanita yang rata-rata dari etnis Yazidi Irak itu sudah menderita akibat kekejaman kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) yang menyerang desa-desa mereka di Sinjar pada musim panas 2014.

Satu diantaranya yang menjadi tentara itu mengaku pernah dilarang oleh militan ISIS untuk memberi makan bayinya yang baru lahir. Dia beruntung, karena bisa melarikan diri dari penyanderaan ISIS.

Dengan sejumlah senapan, Batalion Sun Ladies kini bersiap melakukan serangan terhadap kelompok ISIS di Mosul. Menurut batalion itu, masih banyak wanita Yazidi yang diperbudak ISIS.

Dari data PBB menyebutkan ada sekitar 3.500 orang di Irak yang mayoritas perempuan dan anak perempuan dari etnis Yazidi disandera ISIS. Tetapi, versi kelompok Yazidi, ada sekitar 5 ribu pria dan wanita Yazidi yang ditangkap ISIS dan sekitar 2 ribu di antaranya berhasil melarikan diri.

Adalah Kapten Khatoon Khider merupakan anggota Batalion Sun Ladies. Menurutnya, banyak perempuan Yazidi telah menjadi korban ISIS.

”Sekarang kami membela diri dari kejahatan,” demikian paparnya, seperti dilansir Mirror, Minggu (6/3).

Kapten Khider sebenarnya tidak punya pengalaman tempur ketika dia mengusulkan pembentukan tentara wanita Yazidi yang selamat dari kekejaman ISIS di Gunung Sinjar.

”Pasukan elite kami adalah model bagi wanita lain di kawasan itu,” terangnya. bagi kami untuk dapat melindungi martabat dan kehormatan kami. Saya sangat bangga untuk melindungi orang-orang saya. Setelah semua yang telah terjadi kepada kami (warga) Yazidi, kami tidak takut lagi,” ujar Mesa.

Nadia Murad, 21, wanita Yazidi yang pernah berbicara di forum PBB mendesak parlemen Inggris untuk membantu membebaskan ribuan perempuan dan anak perempuan yang disandera ISIS. Nadia kini tinggal di Jerman dan telah meminta bantuan semua pihak untuk pengungsi Yazidi yang tinggal di kamp-kamp pengungsi.

Below Article Banner Area

Baca Juga

permainan-game-di-korea

Bintang Tamu Ini Bercinta di Depan Penonton Saat Siaran Langsung

Sebuah video merekam aksi dua bintang tamu berbaring di lantai di sebuah studio TV saat ...