Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Nasional / Wujudkan Ambisi Jokowi, TNI Minta Pesawat Sukhoi Su-35 Rusia

Wujudkan Ambisi Jokowi, TNI Minta Pesawat Sukhoi Su-35 Rusia

Jokowi ingin Indonesia menjadi poros maritim dunia.

Presiden RI Joko Widodo (tengah) didampingi Panglima TNI Jenderal Moeldoko (kiri) dan KSAD TNI AD Jenderal Gatot Nurmanto (kanan) saat menuju tempat pemberian arahan kepada para prajurit TNI AD dengan menaiki tank anoa di Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) Baturaja, Sumsel, Selasa (16/6). Demonstrasi latihan tempur TNI AD disaksikan langsung oleh Presiden RI Joko Widodo didampingi Panglima TNI Jenderal Moeldoko, Kasat TNI AD Jenderal Gatot Nurmanto dan Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/Asf/foc/15.

Menaggapi keinginan Presiden Joko Widodo, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo meyakini dengan didatangkannya pesawat Sukhoi Su-35 dari Rusia akan menjadi pilihan yang tepat untuk menambal pertahanan Indonesia agar menjadi poros maritim dunia.

“Kalau kita punya itu, sudah dipastikan kita akan menjadi yang terbaik” ungkap Gatot Nurmantyo, Rabu (18/5/2016).

Pesawat Sukhoi Su-35 diakui Gatot, keluar dari kajian dan perencanaan TNI sebelumnya. Berdasarkan kajian tersebut, Sukhoi dianggap mampu memenuhi kebutuhan pertahanan di Tanah Air. Kebutuhan akan pertahanan yang dimaksud sesuai dengan instruksi dari Presiden Jokowi.

“Apa yang dikatakan Presiden, poros maritim dunia. Otomatis laut kita begitu luas dan terbuka, maka perlu ada pengawasan. Setiap relung laut, batas, harus diawasi. Selain itu kalau ada ancaman, bisa kita segera atasi. Maka diperlukan alutsista yang terkini dan tercanggih, Sukhoi 35” tegasnya.

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

jokowi-ada-kelompok-ingin-goyang-persatuan

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...