Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Zubair si ‘Imam Mahdi’ Batal Diadili, Akhirnya Dipulangkan ke Indonesia

Zubair si ‘Imam Mahdi’ Batal Diadili, Akhirnya Dipulangkan ke Indonesia

Zubair Amir Abdillah (kanan) bersama pengikutnya di Mekkah
Zubair Amir Abdillah (kanan) bersama pengikutnya di Mekkah

Setelah ditahan selama tiga minggu oleh Pemerintah Arab Saudi, Zubair Amir Abdillah, Pemimpin Himpunan Pemuda Sinar Syahid (Himpass) asal Langkat Sumatera Utara beserta  pengikutnya akhirnya dibebaskan. Berkat bantuan petugas Kedutaan Indonesa  di Arab Saudi, mereka akan kembali ke tanah air dan direncanakan tiba di Jakarta Jumat 14 Agustus. Setelah itu Zubair dan rombonganmelanjutkan penerbangan ke Medan.

Koordinator Fungsi Konsuler KJRI di Jeddah, Dicky Yunus mengatakan, rombongan Zubair  terbang dari Arab Saudi menggunakan penerbangan Saudi Airlines SV 816 dan akan tiba di Jakarta pada Jumat pagi.

“Syukur kita berhasil melobi Pemerintah Saudi untuk tidak menyeret Zubair ke pengadilan. Kalau kasusnya  diadili, pasti mereka  dihukum dan urusannya menjadi lama dan berbelit-belit,” ujar Dicky.

Zubair dan pengikutnya sempat membuat Pemerintah Arab Saudi kerepotan setelah ia mengaku sebagai  Imam Mahdi yang akan menyelamatkan umat manusia dari kehancuran di muka bumi ini. Pada hari kedua Idul Fitri  18 Juli lalu, ia memimpin shalat di Mekkah yang diikuti sejumlah pengikutnya.

Ulahnya itu membuat geger masyarakat setempat karena seharusnya tidak ada shalat idul fitri pada hari itu. Karuan, pihak kepolisian Arab Saudi langsung menahan dan memeriksa lelaki berbaju hitam itu. Dalam pemeriksaan, Zubair membuat pengakuan lebih mengherankan lagi,  ia  mengaku sebagai Imam Mahdi. Dia bahkan menggunakan ayat suci al-Quran untuk mempertahankan sikapnya itu.

Pemerintah Arab Saudi sempat berencana membawa Zubair menjalani pemeriksaan mental. “Kami akan memeriksa kejiwaan beliau terlebih dahulu,” kata seorang pejabat di negeri itu. Namun upaya itu urung dilakukan setelah ada pembicaraan dengan diplomat Indonesia. Zubair akhirnya dilepas, tapi diminta segera dipulangkan ke Indonesia secepatnya.

Zubair merupakan ketua Himpass, organisasi yang berdiri 2004 silam berpusat di Stabat, Langkat, Sumatera Utara. Sehari-hari, dia menjalankan aktivitas berdakwah. Anggota Himpass tak terlalu banyak tahu pekerjaan pria yang biasa dipanggil ‘guru’ itu.

“Yang saya tahu, beliau sudah berkeluarga dan mempunyai 2 istri yang akur,” ungkap Helmi yang mengenal Zubair pada tahun 2002 itu.

Himpass adalah organisasi kepemudaan yang berlandaskan Pancasila dan Alquran. Organisasi ini didirikan dengan tujuan menyatukan golongan pemuda yang diyakini selama ini terpecah belah. Yang diajarkan Zubair murni Alquran.

Zubair dan 10 pengikutnya berangkat ke Arab Saudi dalam rangka umrah pada 4 Juli 2015. Saat salat Id di tanggal 18 Juli, kelompok Zubair mengenakan pakaian hitam-hitam. Padahal di Arab Saudi umumnya yang memakai setelan hitam-hitam adalah perempuan. Dalam pemeriksaan otoritas setempat, Zubair mengaku sebagai Imam Mahdi.

Dalam ajaran Islam, Imam Mahdi adalah pemimpin manusia di akhir zaman. Ia akan memimpin ummat Islam keluar dari kegelapan kezaliman dan kesewenang-wenangan menuju cahaya keadilan dan kejujuran.-

Aparat keamanan di Mekkah awalnya berencana akan menyeret Zubair ke pengadilan. Namun  berkat lobi kedutaan Besar Indonesia, langkah itu dibatalkan. Kini  Zubair dan pengikutnya bisa dikembalikan ke Indonesia.-AP

Below Article Banner Area

Baca Juga

jokowi-ada-kelompok-ingin-goyang-persatuan

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...